Film Koki Koki Cilik : Menjadi Pemenang Tanpa Menjatuhkan

Salah satu acara televisi yang sering saya tonton yaitu acara masak-memasak, baik itu yang kompetisi sekelas Master Chef atau sekedar tutorial/demo masak. Sering nonton juga Master Chef Junior yang berisikan anak-anak yang berkompetisi memasak memperebutkan gelar master di bidang kuliner.

Dalam keseharian sebagai ibu rumah tangga, saya tetap memasak untuk keluarga, terkadang anak-anak juga membantu saya ketika saya memasak. Entah berupa memetik sayuran, mengupas bawang putih atau sekedar menggoreng tempe. Apalagi pas momen jelang lebaran kemarin, mereka membantu saya masak ketupat

Sering kali mereka juga memasak nasi goreng untuk sarapan mereka sendiri walau tidak seahli seperti koki-koki cilik yang ada di Master Chef Junior. Tapi saya senang karena mereka mau belajar dan berusaha untuk mandiri.

Film Koki-Koki Cilik
Undangan Film Koki-Koki Cilik
Film Koki-Koki Cilik
Film Koki-Koki Cilik

Walaupun senang dengan acara masak-memasak di stasiun televisi, gak pernah terpikir bahwa akan ada film yang menyatukan kompetisi memasak anak-anak dengan nuansa outdoor layaknya kita berkemah. “Wah itu pasti seru banget, ma”, kata Abil anak bungsu saya ketika melihat teaser film Koki-Koki Cilik.

“Kalo gak bisa masak ga papa, yang penting bisa makan”. Hahaha jadi keinget deh  yang diucapkan Kevin (diperankan oleh Marcello) di film Koki-Koki Cilik.

Film Koki-Koki Cilik
Kevin di Film Koki-Koki Cilik (Dok: Instagram Film Koki-Koki Cilik)

Sewaktu melihat trailer film Koki-Koki Cilik, saya senang dengan ide cerita yang ingin ditonjolkan dalam film ini. Sang penulis, Vera Varidia mengatakan bahwa film Koki-Koki Cilik ini dibuat untuk menjawab kekurangan genre film anak-anak di negara kita, namun tidak lepas dari keseharian mereka.

Dengan cast pemain anak-anak yang natural, mulai dari yang kalem pendiem, jahil, sampai yang bawel cerewet. Apalagi didukung artis senior seperti Adi Kurdi, Agus Ringgo Rahman, Fanni Fabrian, Aura Kasih dan Morgan Oey.

Film Koki-Koki Cilik
Bima di Film Koki-Koki Cilik (Dok: Instagram Film Koki-Koki Cilik)

Film Koki-Koki Cilik ini berkisah tentang Bima, seorang anak kurang mampu dari sebuah desa di Jawa Barat yang ingin mewujudkan impian bapaknya untuk memiliki restoran yang besar. Agar bisa ikut acara Cooking Camping yang bergengsi dan mahal, Bima dan ibunya yang seorang penjahit menabung sedikit demi sedikit.

Perjalanan Bima di acara kemping memasak Cooking Camp itu tidak semulus dugaannya. Banyak kejadian dan pelajaran yang Bima dapatkan di Cooking Camp itu. Tantangan memasak harus Bima jalani baik dari Chef Grant dan juga  Chef Malik sang pemilik Cooking Camp.

Bukan itu saja, tantangan juga harus Bima hadapi dari sesama peserta Cooking Camp, seperti Oliver yang sering menjahilinya. Namun tantangan terberat adalah Bima harus bisa mengalahkan Audrey, sang  juara bertahan Cooking Camp 3 kali berturut-turut. Namun sayangnya apa yang dilakukan Audrey bukan karena minatnya. Bertolak belakang dengan hobinya yang suka menari.

Namun dari peserta Cooking Camp itu, ada juga yang perhatian dan menyemangati Bima untuk terus maju, seperti si cantik Niki, si cerewet Melly, Alva juga Oliver.

Film Koki-Koki Cilik
Rama dan Bima di Film Koki-Koki Cilik (Dok: Instagram Film Koki-Koki Cilik)

Disela-sela tantangan dan pelajaran di Cooking Camp itulah, Bima mengenal sosok Chef Rama yang tidak sengaja Bima temui di sebuah rumah sedang memasak.

Bima memohon kepada Rama untuk mengajarinya memasak, karena Bima ingin menjadi juara. Satu pesan Rama bila Bima ingin menjadi juara yaitu jalani prosesnya. Selain itu memasak itu berkenaan dengan rasa dan hati.

Disitulah Bima menyadari bahwa walaupun bapaknya sudah tiada, tapi dengan masakan Bima dapat melihat perwujudan bapaknya.

Film Koki-Koki Cilik yang akan tayang serentak tanggal 5 Juli ini, pas banget lho waktunya sebagai pengisi liburan anak-anak sekolah.

Apalagi didukung oleh Original Sound Track film Koki-Koki Cilik yang sangat energik, yang dibawakan oleh Romaria yaitu “Oh Senangnya” dan Chloe X dengan judul “Watch Me Go”. Rasanya sepanjang nonton film Koki-Koki Cilik ini ga lepas kaki bergoyang dan tertawa seru.

Film Koki-Koki Cilik
Para Pemain Film Koki-Koki Cilik

Hebatnya lagi, sebagian dari para pemain film Koki-Koki Cilik ini sebelumnya mereka ga bisa masak lho. Namun berkat tangan dingin Chef Agus Sasirangan berhasil membuat mereka jadi lebih terbiasa dari sebelumnya, dengan memberikan mereka workshop khusus memasak selama sebulan.

Pesan moral dari film Koki-Koki Cilik ini menurut saya adalah apapun minat anak selagi itu positif, sebaiknya sebagai orang tua kita harus mendukungnya. Jangan menjadi egois hanya karena demi status dan gengsi.

Anak-anak pun jadi belajar bahwa untuk menjadi pemenang itu dibutuhkan kerja keras dan juga fair play dalam sebuah kompetisi.

Yuuk.. mumpung sekolah masih libur, kita nonton film Koki-Koki Cilik aja. Pasti seru lho..

Film Koki-Koki Cilik
Film Koki-Koki Cilik

Film Koki-Koki Cilik

Produksi : MNC PICTURES

Sutradara : Ifa Isfansyah

Skenario : Vera Varidia

Producer : Toha Essa

Creative Producer : Lukman Sardi

Line Producer : Yanuariza Sofwandi Putri

Pemain Utama Dewasa:
Morgan Oey Sebagai Chef Rama

Pemain Dewasa:

Adi Kurdi Sebagai Pak Malik
Ringgo Agus Rahman Sebagai Chef Grant
Aura Kasih Sebagai Dian
Fanny Fabriana Sebagai Aini

Pemain Utama Anak:
Farras Fatik Sebagai Bima
Chloe Xaviera Sebagai Audrey

Pemain Anak:
Clarice Cutie Sebagai Niki
Romaria Sebagai Key
Alifa Lubis Sebagai Melly
Ali Fikri Sebagai Alva
Cole Gribble Sebagai Ben
Clay Gribble Sebagai Jodi
Marcello Sebagai Kevin
Patrick Sebagai Oliver

Instagram: @film_kokikokicilik
Facebook: MNCP Movie
Twitter: @mncp_movie
Youtube: MNCP Movie
Line: MNCP Movie

Film Koki-Koki Cilik
Bersama BCCSquad di PreScreening Film Koki-Koki Cilik

 

Jakarta, 29 Juni 2108

HQ’18

12 Replies to “Film Koki Koki Cilik : Menjadi Pemenang Tanpa Menjatuhkan”

  1. Anak saya bilang aku mau menjalani sesuatu yang aku senangi.
    Membentuk anak untuk berani mengatakan pendapatnya saja perlu perjuangan. Karena sebagai orang tua harus mengalahkan egonya dulu. Mau menerima keinginan anak, selama itu baik.

  2. Filmnya bukan hanya buat anak ya mbak? Cocok buat semua usia. Keren. Mama-mama belajar paham anak, dan anak anak ada pesannya berbeda… bagus banget.

  3. Seneng bgt deh ada Film tuk anak lagi, pesan moral nya bagus banget… Di hati orang tua manapun, walaupun anak kalah akan tetap selalu jadi pemenang ya

  4. Suka bgt sama pesan moralnya
    Anak belajar bahwa untuk menjadi pemenang itu dibutuhkan kerja keras dan sportifitas dalam sebuah kompetisi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *