Generasi Cerdas, Generasi Tanpa Narkoba

Peredaran narkoba sekarang ini semakin hari semakin mengerikan ya teman..lebih mengerikan dari nonton film Pengabdi Setan yang lagi booming…hehe. Sebagai orang tua, tentu saja saya merasa khawatir dan miris sekali. Sudah banyak korban narkoba itu di kalangan muda, seperti pelajar dan mahasiswa, walau tidak menutup kemungkinan ada juga dari kalangan orang tua dan paruh baya.
Seperti kejadian tertangkapnya beberapa orang dari kalangan artis dan pekerja seni yang nota bene merupakan public figure. Bagaimana mungkin seorang public figure yang diidolakan dan diharapkan menjadi panutan tapi malah tersangkut kasus narkoba. Narkoba tidak mengenal profesi, suku, usia, agama, bahkan dari strata apa. Para pengedar narkoba sekarang malah banyak yang menembak target sasaran mereka adalah kaum remaja, pelajar yang rentan akan pengaruh dunia luar.
Apalagi remaja jaman sekarang, kalo istilahnya kids jaman now itu remaja digital. Mereka adalah generasi milenial atau generasi Z dimana kemudahan mereka dapatkan hanya diujung jari jemari mereka di gadget. Rentan sekali kalangan remaja ini menjadi target sasaran jaringan pengedar narkoba tersebut.
Kemudahan dalam mendapatkan informasi ini untuk para remaja sebaiknya dimanfaatkan untuk kegiatan positif. Karena remaja yang cerdas tentu bisa menghasilkan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Ada banyak hal positif kok yang bisa dilakukan. Tingkatkan kemampuan diri dan aktualisasi diri sesuai bakat dan minat yang dimiliki. 
Jadikan kecanggihan teknologi sebagai ajang kita berkreasi, mewujudkan ide-ide positif yang dapat menularkan aura postif ke sekeliling kita. Stop Narkoba dari sekarang, jadilah generasi cerdas tanpa narkoba.
  read more

SunLife EduFair, Bantu Perencanaan Pendidikan Buah Hati Anda

Pendidikan  sangat diperlukan untuk perkembangan masa depan buah hati kita, bahkan pendidikan juga menjadi hak asasi anak. oleh sebab itu sebagai orang tua pastilah kita berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk buah hati kita. Pada tanggal 20-22 Oktober lalu baru saja digelar acara SunLife EduFair 2017 yang digagas oleh SunLife Indonesia perusahaan jasa keuangan terbesar di Indonesia.

Acara yang berlangsung selama 3 hari itu dan berlokasi di Mal Kota Kasablanka menghadirkan 25 institusi pendidikan ternama yaitu 20 institusi formal dan 5 institusi non formal seperti sekolah musik, seni, coding, robotic, boga, jurnalistik dan fotografi sebagai referensi orang tua untuk pendidikan buah hatinya. 

Rundown acara SunLife EduFair 2017 (Dok:penulis)

Rangkaian acara yang berlangsung selama 3 hari itu juga sangat beragam, mulai dari talkshow, competition, workshop, juga penampilan dari para anak didik. Di SunLife EduFair 2017 ini SunLife juga meluncurkan portal BrightEdu (Bright Education) yaitu portal informasi pendidikan yang dapat diakses dimanapun. Tidak menampik bahwa perkembangan dunia digital juga merambah di bidang keuangan. Dengan berbagai fitur-fitur menarik yang dapat dijadikan referensi untuk orang tua dalam memilih pendidikan yang bagus dan sesuai minat dan bakat anak.
SunLife EduFair 2017 diselenggarakan dengan harapan agar masyarakat Indonesia dapat lebih memahami akan pentingnya memilih pendidikan yang baik dan memikirkan perencanaan pendidikan anak ke depannya sejak dini. Juga sebagai wujud komitmen SunLife untuk mengedukasi masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan untuk pendidikan buah hati.
Salah satu workshop seni di SunLife EduFair 2017 (Dok:penulis)

(Dok:penulis)

Sebagai perusahaan jasa keuangan, SunLife Indonesia sangat mengerti bahwa biaya pendidikan harus disiapkan sejak dini dan tidak bercampur dengan biaya-biaya lain. Informasi perencanaan keuangan SunLife Indonesia juga dapat kita dapatkan di acara SunLife EduFair dibantu oleh petugas profesional yang siap menjelaskan dengan detil.
Mona Ratuliu yang hadir di sesi talkshow SunLife EduFair 2017

Contohnya saja seperti yang dijelaskan oleh artis cantik Mona Ratuliu yang pada hari kedua SunLife EduFair hadir di sesi talkshow. Mona mengatakan pendidikan anak-anaknya sudah direncanakan bersama suaminya jauh-jauh hari sebelumnya, bahkan ketika si anak masih dalam kandungan. 
Karena biaya pendidikan sekarang tentu akan berbeda sekali di 10-15 tahun atau lebih ke depannya. Kita sebagai orang tua tentu ingin pendidikan yang terbaik untuk buah hati kita. Pendidikan yang baik yang anakpun merasa senang berada di dalamnya dan sesuai dengan bakat dan kemampuannya.
Arena bermain lego anak (Dok:penulis)

Wall hasil kreasi seni (Dok:penulis)

Salah satu booth peserta SunLife EduFair 2017 (Dok:penulis)

Tugas sebagai orang tualah yang berusaha untuk memfasilitasi keinginan dan kebutuhan mereka. Ditegaskan juga oleh Mona kepada anak-anaknya bahwa harus bisa membedakan mana keinginan dan mana kebutuhan. Karena tidak selamanya keinginan kita itu yang kita butuhkan. Misalkan saja apabila si anak menginginkan sesuatu yang bukan dari kebutuhannya, Mona mengajarkan anaknya untuk menabung. Caranya ya dengan menyisihkan sebagian dari uang jajannya.
Beda apabila menyangkut kebutuhan, misalkan saja keinginan anak untuk kuliah di perguruan tinggi favoritnya. Mona mengatakan bahwa anaknya bahkan sudah mengatakan keinginannya untuk suatu saat nanti dapat kuliah di tempat yang diinginkannya. Kalau itu jelas Mona mengatakan bahwa tugas orang tualah yang akan mewujudkannya. Oleh sebab itu Mona memiliki perencanaan keuangan tersendiri untuk pendidikan anak-anaknya.
Terkadang tanpa kita sadari anak tumbuh dan berkembang dengan cepat. Yang awalnya kita lihat baru saja memasuki bangku sekolah dasar namun sekarang sudah dapat mengatakan keinginannya akan bersekolah dimana nantinya untuk dapat mewujudkan cita-citanya.
Dengan hadirnya SunLife EduFair 2017 ini diharapkan dapat membantu para orang tua akan informasi pendidikan untuk masa depan buah hatinya. Menggali informasi terkait pola asuh anak atau trend pendidikan sekarang ini dari pakarnya langsung yang mampu meningkatkan daya saing di era digital sekarang ini.
Penulis bersama rekan-rekan Blomil (Dok:penulis)

HQ’17 read more

Solusi Aktifitas Sehatku Bersama K Vit C plus Teavigo

Perubahan cuaca seperti akhir-akhir ini sungguh membutuhkan stamina fisik yang prima ya. Apalagi untuk teman-teman yang aktifitasnya banyak di luar ruangan atau yang kerjaannya segambreng-gambreng hehehe. Selain pola hidup, pola makan dan aktifitas olahraga yang cukup tubuh kita ternyata juga membutuhkan asupan suplemen sebagai penambah dan penunjang stamina tubuh lho. Terkadang kita merasa yakin kalau asupan makanan kita sudah tepat dan seimbang.  Tapi sering kali juga kita tidak sadar bahwa cara kita memasak dan mengolah makanan yang kita hidangkan terkadang salah dan malah merusak vitamin yang terkandung didalamnya.
Nah..disinilah kita memerlukan asupan tambahan yaitu multivitamin. Multivitamin terbaik yang dapat membantu menyeimbangkan nutrisi dalam tubuh sehingga terkontrol dengan baik dan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya. Ada banyak di pasaran yang menjual multivitamin, cuma seringkali kita gak tau apakah komposisinya tepat dan sesuai dengan yang kita butuhkan, dari segi hargapun sangatlah variatif. Namun sebaiknya kita bijak dan cermat dalam memilih dan mengkonsumsi multivitamin juga efek sampingnya bila ada.
Pada umumnya multivitamin itu hanya terdiri dari vitamin C sebagai antioksidan yang dikombinasikan dengan kalsium dan vitamin D. Bagaimana kalau seandainya ada multivitamin yang lengkap juga dipadukan dengan Teavigo? Wah…apa tuh Teavigo? Teavigo adalah ekstrak teh hijau yang paling murni (world’s purest green tea extract) yang mengandung Epigallotechin Gallate (EGCG) sebesar 94% diatas kandungan teh hijau yang ada di pasaran. Bahkan matcha yang ada di teh-teh hijau di restoran Jepang saja mengandung EGCG hanya 50%. Untuk info aja nih teman, bahwa kandungan EGCG pada teh hijau itu berbeda-beda, ada yang 5%, !0%,30%, 50% bahkan 94%.

Bisa dibayangkan ya multivitamin lengkap dipadu dengan Teavigo, pasti efeknya akan semakin menyerap ke tubuh.  Sebagai perusahaan yang peduli pada kualitas hidup sehat, pada awal Agustus 2017 lalu, telah hadir produk multivitamin dari K-Link Indonesia. K Vit C plus Teavigo adalah produk multivitamin yang bagus untuk anak, orang dewasa dan lansia. Beda dengan multivitamin lain, K Vit C plus Teavigo ini merupakan multivitamin yang mengandung 2 kekuatan antioksidan yaitu vitamin C dan Teavigo. Vitamin C seperti kita ketahui mengandung antioksidan yang bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh, melindungi sel-sel kulit dari radikal bebas dan zat berbahaya, meremajakan kulit dan mencegah anemia.
Kalau selama ini kita mendengar teh hijau itu bagus untuk jantung, membakar lemak, pencernaan hingga kulit karena kandungan EGCG itu tadi. Semakin besar EGCG, maka semakin tinggi juga khasiat ekstrak teh hijaunya. Selama ini jarang sekali ada multivitamin yang digabungkan dengan ekstrak teh hijau apalagi dengan Teavigo , justru K-Link lah yang menjadi pioneer dalam terobosan barunya ini yang memadukan 2 kekuatan super antioksidan.
Teavigo bebas dari pestisida dan herbisida (tidak mengandung bahan kimiawi) dan kafein. Seperti yang kita ketahui, bahwa di pasaran banyak teh hijau yang masih mengandung kafein. Namun tidak dengan  Teavigo, karen diracik sedemikian rupa hingga kandungan kafeinnya hanya tertinggal 0,1% (yang diakumulasi menjadi tidak ada atau 0%). Manfaat K Vit C plus Teavigo dalam tubuh tentu banyak, yaitu bukan hanya sekedar sebagai multivitamin yang menjaga stamina tubuh, tapi juga berkhasiat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengurangi resiko kanker, memperlambat proses penuaan dan menjaga kesehatan sel syaraf.
K Vit C plus Teavigo juga mudah untuk dikonsumsi, karena berbentuk tablet yang cepat larut dalam air, bahkan untuk orang yang mengalami kesulitan menelan. Vitamin C esensial yang terkandung didalamnya ini sangat mudah larut dalam air. Dengan rasa segar yang seimbang antara manis dan asam, dinetralkan dengan  teh hijau. Bahkan untuk penderita maag atau sakit lambungpun K Vit C plus Tevigo ini aman dikonsumsi karena sudah direaksikan dengan kalsium hingga tidak menyebabkan asam lambung naik, juga oleh anak-anak usia 2 tahun.

Cukup mengkonsumsi K Vit C plus Teavigo 1 tablet effervescent 1-2 kali sehari, tubuh pada tingkat normal bisanya membutuhkan 90-100mg vitamin C. Meningkat dua kali lipat ketika tubuh sedang sakit, sementara bisa mencapai 3-4 kali lipat apabila polusi udara sedang buruk. Sedangkan tubuh manusia hanya membutuhkan maksimal 200mg vitamin C setiap harinya. Dengan harga yang bersaing yaitu IDR72.000 (harga distributor) dan IDR84.000 (harga konsumen) untuk tube  berisi 10 tablet effervescent K Vit C plus Teavigo. Akan lebih hemat lagi kalau kita membelinya melalui pesanan  online disini dan ada harga member juga lho. Untuk informasi member teman-teman bisa juga lho klik disini .
Walau aman untuk penderita maag, tapi jangan lupakan juga Peringatan untuk penderita gangguan fungsi ginjal, yaitu: read more

#TolakPenyalahgunaanObat dan Napza Sekarang!

Peredaran obat baik itu yang kadaluarsa atau bahkan yang ilegal sekarang ini makin marak terjadi. Tidak hanya dikalangan menengah ke atas bahkan juga merambah ke kalangan menengah ke bawah. Hal ini sangat mengkhawatirkan, dimana kebanyakan sasarannya adalah dari kalangan usia sekolah. Data BNN-Puslitkes UI melalui Survei Nasional Prevalensi Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2014 menyebutkan bahwa saat ini Indonesia Darurat Narkoba. Sebanyak 4.022.702 (2,18%) masyarakat Indonesia menjadi penyalahguna narkotika dimana 91,3% berjenis kelamin laki-laki dan 60,7% pengguna memiliki tingkat pendidikan SMU/MA sederajat. Bagaimana nasib generasi penerus bangsa kalau peredaran obat dan napza ini terus dibiarkan? Sudah seharusnya ini menjadi warning bagi kita semua, segala lapisan masyarakat untuk turun berperang melawan penyalahgunaan obat.
img_20171023_140657206286494.jpg
Pada hari Minggu (22/10) kemarin, saya beserta rekan-rekan dari Komunitas Blogger Cihuy menghadiri area Car Free Day (CFD) di jalan MH Thamrin, Jakarta untuk menghimbau dan mengajak masyarakat mengikuti aksi #TolakpenyalahgunaanObat yang sebelumnya telah dicanangkan di Buperta Cibubur pada 3 Oktober lalu oleh Presiden Joko Widodo didampingi Kepala Badan POM RI ibu Penny Lukito  dan sejumlah pejabat terkait. Kegiatan jalan sehat ini merupakan satu rangkaian kegiatan dari Badan POM RI yang mengajak masyarakat untuk peduli akan ancaman bahaya penyalahgunaan Obat dan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) sekarang ini.
Pukul 5.30 pagi saya berangkat dari rumah menuju lokasi kegiatan, Alhamdulillah cuaca cerah, matahari bersinar hangat. Terlihat sudah ramai orang berkumpul di area CFD di bunderan HI dan ketika melintas melalui jalan Imam Bonjol saya lihat sudah berdiri panggung dan mobil-mobil dari Badan POM RI yang sudah siap sedia. Wahh..ternyata ada panggungnya juga ya, saya bayangkan ini pasti acaranya meriah. Beberapa saat kemudian temen-teman lainpun berdatangan, tidak lama kemudian saya mendengar pembawa acara mulai membuka acara.

img-20171022-wa0004-1103836021.jpg
Ibu Penny Lukito, Kepala Badan POM RI (Dok:twitter bpom)

Hadir perwakilan-perwakilan dari berbagai instansi pemerintah seperti Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Badan Narkotika Nasional (BNN), Kepolisian RI (Polri) dan pelajar SLTA dan mahasiswa juga masyarakat umum. Acara dibuka dengan mengadakan long march mulai dari Jalan Imam Bonjol menuju Bundaran Hotel Indonesia dan berakhir di depan Sarinah Thamrin Plaza. Sepanjang long march peserta  membawa atribut berupa poster dan banner juga yel-yel ajakan untuk menolak penyalahgunaan obat dan mewaspadai peredaran obat ilegal dan kadaluarsa ke masyarakat.
Mobil Badan POM RI yang siap melayani masyarakat (Dok:penulis)

Setelah long march acara disusul dengan senam bersama, antusias masyarakat terlihat sekali di area CFD itu. Sebagian terlihat berkerumun di sekitar mobil-mobil Badan POM RI yang menggelar aneka contoh obat-obat ilegal, kadaluarsa atau yang tidak memiliki ijin. Di mobil Badan POM RI itu juga sudah standby petugas yang siap menjelaskan tentang obat-obatan yang beredar di masyarakat.

Selanjutnya dengan disaksikan oleh perwakilan masing-masing instansi dan masyarakat yang hadir di CFD hari itu, dilakukan juga penggalangan komitmen untuk bersinergi memerangi penyalahgunaan obat dan napza demi menjaga stabilitas nasional. “Kelompok pelajar dan mahasiswa ini akan menjadi Duta Tolak Penyalahgunaan Obat dan Napza. Mereka diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan Badan POM RI dalam mendorong kesadaran pelajar dan mahasiswa untuk perang terhadap penyalahgunaan obat dan napza”, jelas Kepala Badan POM RI, ibu Penny Lukito.

Hadir juga Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN bapak Sobri, Ketua IAI ibu Azizahwati, Ketua Bidang Umum Kowani ibu Nuning Siregar, dan Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Kowani ibu Hikam. Kegiatan hari itu juga menghadirkan paduan suara pelajar SMA se Jakarta yang menyanyikan jingle #TolakPenyalahgunaan Obat juga rampak gendang yang dibawakan oleh para pemain rampak gendang dari Banten.
Seperti yang terlihat tren kasus penyalahgunaan obat banyak menyasar generasi muda, yaitu kalangan anak-anak dan remaja usia sekolah. Tentunya hal ini merupakan masalah sosial yang serius dan wajib ditangani bersama. Upaya penanganan kejahatan dan penyalahgunaan obat ini memerlukan solusi holistik pada seluruh rantai demand dan supply, baik melalui upaya preventif maupun represif.

Dengan pencanangan aksi #TolakPenyalahgunaanObat ini diharapkan masyarakat aware akan bahaya ini dan bersama Badan POM RI dan instansi terkait berperang melawan peredaran napza dan melindungi buah hati kita generasi penerus bangsa. Mari #TolakPenyalahgunaanObat dan jadilah masyarakat yang cerdas, gunakan obat sesuai aturan. Hindari membeli obat-obatan secara online atau ditempat-tempat yang tidak resmi, karena pemerintah tidak menjamin keaslian dari obat-obatan yang dijual secara online ataupun di tempat resmi seperti apotek, toko obat berijin atau pelayanan kesehatan lainnya.
Ada baiknya juga kita mencari tahu tentang obat-obatan yang sekiranya kita merasa curiga dengan menghubungi Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Badan POM RI terdekat. Atau bisa juga melalui media sosial Badan POM RI yaitu :
Contact Center HALO BPOM : 1-500-533, SMS 0-8121-9999-533
Website : www.pom.go.id
Email : halobpom@pom.go.id
Facebook : Badan POM
Twitter : @bpom_ri
Instagram : @bpom_ri

 
 
 
HQ’17
  read more

3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Wujud Nyata #Kerja3ersama

Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla tidak terasa sudah memasuki tahun ke 3. Dengan Kabinet Kerjanya pemerintahan Jokowi-JK terus bebenah dan memberikan sumbangsih dan kontribusinya untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Beruntung sekali pada Rabu (18/10) kemarin, saya berkesempatan hadir pada Diskusi Media yang digelar oleh Forum Merdeka Barat 9 dan Kantor Staf Presiden (KSP) yang bertempat di Bina Graha, Kantor Staf Presiden di Jalan Veteran no. 16, Jakarta Pusat. read more

#KLinkSolusiHidupMu, Mitra Bisnis Syariah

Bisnis MLM (Multi Level Marketing) di Indonesia sangat beraneka macam. Ada yang khusus di bidang fashion, kecantikan, bahkan juga kesehatan. Namun tidak banyak MLM yang menjalankan bisnisnya dengan basis Syariah, salah satunya yaitu K-Link Indonesia. Mendengar nama K-Link sebenarnya tidaklah asing di telinga saya. Produk K-Link yang saya tahu dan kenal salah satunya adalah klorofil yaitu cairan hijau daun yang banyak mengandung anti oksidan. read more

My Generation: Film Yang Menyuarakan Hati Remaja Milenials

Masa remaja merupakan masa-masa indah sekaligus masa pencarian jati diri. Bisa dibilang masa itu adalah masa dimana mereka bukanlah anak kecil lagi tapi juga belum bisa dibilang dewasa. Masa dimana mereka ingin keberadaannya diakui baik dimata teman sebaya, guru, orang tua juga lingkungan. Menjadi anak muda di generasi sekarang banyak dimanjakan oleh kemudahan teknologi. Segala informasi yang didapatkan hanya dengan memainkan jari jemari di gadget, semua akses informasi yang kita inginkan dapat kita temukan. Menjadi pekerjaan rumah bagi para orang tua untuk memantau aktifitas mereka.
img-20170925-wa0013-421803500.jpg
Kemudahan-kemudahan itulah yang bisa saja menjadi bumerang bagi diri mereka sendiri juga orang tua. Banyak orang tua yang dengan kesibukannya hanya menggantungkan pengawasan anak-anak remaja mereka pada guru atau bahkan pada asisten rumah tangga mereka. Sosok panutan yang mereka dambakan hampir tidak ada dalam kehidupan nyata mereka walau secara real orang tua mereka ada. Banyaknya tuntutan dan larangan-larangan yang mereka dapatkan tanpa mendengarkan terlebih dahulu apa yang sebenarnya mereka inginkan.
Di Film My Generation besutan sutradara Upi Avianto ini bercerita tentang kegalauan dan keresahan remaja milenials. Apa yang sebenarnya mereka butuhkan adalah figur orang tua yang mau dan mampu mensupport apa yang menjadi cita-cita dan keinginan mereka. Bukan hanya menjadi sosok yang banyak melarang ini dan itu atau memberikan dogma-dogma yang dalam kenyataannya tidak dicontohkan oleh para orang tua. Visualisasi film ini mungkin terlihat berani, namun sebenarnya ini merupakan realitas dari kehidupan anak-anak remaja sekarang. Upi tidak sembarangan dalam membuat film ini, butuh waktu untuk riset selama kurang lebih 2 tahun.

img-20171010-wa0035-1131912188.jpg
Pemain My Generation di PressCon

Kalau mau jujur, sebenarnya film ini menelanjangi kita, para orang tua untuk mengevaluasi sikap dan prilaku kita sebagai orang tua, apakah sudah mencontohkan yang terbaik untuk anak-anak kita. Menjadi warning juga bagi para orang tua di jaman generasi X ini untuk melek terhadap realitas yang ada, dengan pemikiran anak-anak yang open minded, kritis, kreatif dan yang tidak mengikat. Bukan berarti juga mereka bebas tanpa aturan, tapi aturan tetap perlu untuk menjadikan mereka aware tentang lingkungan sekitar dan tujuan hidup mereka.
Film My Generation berusaha memotret kehidupan anak muda masa kini yang lebih kompleks dari generasi sebelumnya, bertema kekinian sesuai dengan generasi mereka sekarang yaitu generasi millenials. Bercerita tentang persahabatan 4 anak SMU yaitu Zeke, Konji, Orly dan Suki. Bermula dari ketidakikutsertaan mereka pada acara liburan sekolah yang mereka anggap tidak istimewa. Serta video kritikan tentang sekolah yang mereka buat, yang membuat mereka dihukum. Namun dari semua kejadian itu mereka mendapatkan pengalaman dan petualangan-petualangan yang memberi mereka pelajaran tentang kehidupan.
img-20170925-wa0010-421803500.jpg
Pemain My Generation

Berikut profil singkat My Generation : read more

Yuk Kelola Stress Agar Sehat Jasmani Rohani

Hidup dan bekerja di kota besar dengan segala rutinitas yang ditemui setiap hari tentu membuat tekanan tersendiri dalam kehidupan seseorang. Apalagi yang rumahnya jauh dari tempat bekerja yang biasanya pagi-pagi sudah harus berangkat. Terlambat sedikit aja kemacetanlah yang akan ditemui, walhasil masuk kantor bisa jadi terlambat. Sesampai di kantor kalo situasi kondusif mungkin akan sedikit melegakan, lain hal kalo keadaan atau situasi kantor sedang banyak-banyaknya kerjaan..wah bisa dibayangkan deh betenya kayak apa. Belum lagi kemungkinan adanya benturan dengan rekan kerja atau pimpinan. Hal tersebut bisa jadi semakin meningkatkan stress bagi pekerja itu sendiri.
Menurut data dari Kemenkes 1 dari 6,8 orang mengalami masalah kesehatan jiwa di tempat kerja. Dan justru perempuanlah yang beresiko 2 kali lebih besar dibandingkan laki-laki yang juga bekerja penuh waktu. Hal ini menunjukkan rentannya masalah kesehatan jiwa bagi para pekerja perempuan di Indonesia. Bahkan survey yang pernah dilakukan di suatu perusahaan kimia yang melibatkan 1900 pekerja menunjukkan bahwa lebih dari 20% pekerjanya mengalami gangguan mental emosional.
Menurut Undang Undang Kesehatan No.36/2009 definisi kesehatan adalah keadaan sehat baik secara fisik, mental spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis. Apabila kesehatan mental kita terganggu tentunya dapat mempengaruhi kesehatan fisik juga. Masalah kesehatan jiwa dan kesehatan fisik itu saling terkait dan saling mempengaruhi.

wp-image--454909370
(Dok;penulis)

Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 10 Oktober, Kemenkes mengadakan Temu Blogger pada Selasa (4/10) di gedung Kemenkes, Jakarta. Hadir di acara tersebut yaitu Dr.dr.Fidiansjah, Sp.KJ,MPH, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza, ibu dr.Eka Viora, Sp.KJ, Ketua Pengurus Pusat Persatuan Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Indonesia (PP-DSKJI). Hari Kesehatan Jiwa Sedunia diperingati dengan tujuan meningkatkan kesadaran seluruh warga dunia akan pentingnya masalah kesehatan jiwa serta memobilisasi segala upaya untuk mendukung kesehatan jiwa. Hal ini juga merupakan salah satu kesempatan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk bahu membahu dalam rangka mewujudkan masyarakat yang sehat jiwanya di seluruh dunia.
wp-image-2028361715
Dr.dr.Fidiansjah, Sp.KJ,MPH, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza

Kesehatan jiwa di tempat kerja perlu diperhatikan, karena berdampak pada kinerja pekerja itu sendiri. Pekerja yang sehat tentunya akan bekerja dengan maksimal dan membawa efek kebahagiaan pada keluarga. Tapi apabila pekerja sakit tentunya berdampak pada rekan kerja, hasil kerja juga keluarga. Kesehatan jiwa di tempat kerja sangatlah penting. Secara global estimasi biaya pertahun dari penanganan masalah kesehatan jiwa sebesar 2,5 triliun USD dan diperkirakan akan terus bertambah mencapai 6 triliun USD pada tahun 2030. Bisa dibayangkan biaya yang dikeluarkan untuk menangani masalah kesehatan jiwa yang tiap tahunnya mengalami peningkatan apabila tidak segera ditangani segera.
Berbagai dampak dari masalah kesehatan jiwa terlihat pada kasus-kasus sebagai berikut, yaitu: read more

Neo In Style, Hadirkan Fashion Ready to Wear Perancang Muda Indonesia

Perkembangan dunia fashion di Indonesia sekarang ini sangat berkembang pesat. Banyak perancang-perancang muda Indonesia yang berhasil menelurkan karya-karyanya, tidak hanya di dalam negeri tapi juga merambah ke manca negara. Sebut saja salah satunya Dian Pelangi, perancang muda khusus hijab fashion. Karya-karyanya banyak beredar di berbagai event fashion show, baik di dalam dan di luar negeri. Sudah sepatutnya kita menghargai dan mengapresiasi karya-karya mereka di pasar dalam negeri terutama di pusat-pusat perbelanjaan di Indonesia.
Produk fashion jenis ready to wear termasuk yang diminati, karena modelnya yang simple dan merupakan salah satu sektor fashion yang potensial untuk dikembangkan. Disinilah peran desainer muda Indonesia dituntut untuk menunjukkan bakat dan keahliannya, terutama yang mengedepankan citra budaya bangsa Indonesia. Potensi inilah yang menjadi keunggulan produk fashion Indonesia di mata dunia.

20170910_153254
Stage Neo In Style (Dok:penulis)

Salah satu pusat perbelanjaan terkemuka di Jakarta, yaitu Central Park dan Neo Soho berkolaborasi dengan Indonesian Fashion Chamber (IFC) baru-baru ini menggelar acara sebagai wujud apresiasi kepada para perancang muda Indonesia. Mengusung tema “Neo in Style”, ajang ini mengedepankan keunggulan dan keragaman ready to wear yang bercorak budaya Indonesia. Selain itu juga bertujuan mengarahkan para perancang muda dan entrepreneur produk ready to wear untuk meningkatkan kompetensi dengan memperkuat kreativitas, kualitas dan pondasi bisnis agar dapat bersaing di pasar global.

Suatu kehormatan bagi saya yang dapat menghadiri acara “Neo in Style” ini yang digelar pada 10 September 2017 lalu. Menghadirkan 10 perancang muda Indonesia yang sebagian besar berasal dari sekolah mode LPTB Susan Budiharjo. Pergelaran fashion show ini diadakan dalam rangka memperingati ulang tahun pertama Central Park dan Neo Soho Mall yang mendukung pegiat industri fashion dalam negeri dengan memberikan ruang khusus untuk mendisplay karya-karya mereka.

Seperti yang dikatakan oleh Silviyanti Dwi Aryati selaku Senior Marketing Communication Manager Central Park dan Neo Soho Mall, bahwa sebagai pusat perbelanjaan modern melalui ajang Neo in Style inilah ingin turut serta berperan memajukan industri fashion dalam negeri. Menghadirkan concept store d2-i yaitu pop up store yang menyajikan dan memasarkan produk ready to wear karya para anggota IFC dan memberi kesempatan untuk memperkuat dan mengembangkan bisnis retail. Karena dengan memperkuat lini ready to wear, maka Indonesia nantinya juga akan dikenal dengan produknya, bukan hanya menjadi sasaran produk ready to wear negara lain. Selain itu juga akan dapat mengambil peluang pasar secara global, itulah harapan Ali Charisma sebagai National Chairman IFC.
20170910_170606
Rancanangan siswa LPTB Susan Budiharjo (Dok:penulis)

Rangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain fashion show, fashion exhibition, fashion experience dan Fashion Design Contest 2017 bersama YOU C1000 dan didukung oleh Make Over cosmetics. Sebagai brand make up profesional Make Over mendukung kebebasan berekpresi para MUA yang menghadirkan trend make up terbaru yang mengangkat tema urban yang sesuai dengan konsep fashion ready to wear. Desainer yang hadir hari itu memeragakan rancangannya antara lain Phangsanny, Alin Charisma, REBORN29 by Syukriah, Nafil Apim dengan inspirasi ranting kayu, Mozza (moslem wear) by Feby Ayusta, Aldre, Khanaan, Yunita Kosasih dengan kain luriknya, Belinda Ameliyah yang terinspirasi oleh bangunan lama Loji di daerah Klojen, Malang dan Yon Yulizar dengan tema Frozen.

 
Penulis bersama rekan-rekan BloggerCrony (Dok:instagram BCC)

HQ’17
 
 
 
  read more

Membangun Rumah Impian dengan Domus Bedah Rumah

Memiliki rumah yang nyaman, layak dihuni merupakan impian semua orang. Namun terkadang apabila rumah sudah dimiliki tapi terbentur pada kondisi rumah yang jangankan untuk beristirahat dengan nyaman, untuk beraktifitas di dalam saja rasanya tidak enak. Misalkan saja lantai rumah yang belum terlapisi ubin atau keramik, dinding yang berlobang-lobang karena terbuat dari papan kayu yang sudah tua, atau bahkan atap yang bocor.
Melihat dari kondisi demikianlah yang akhirnya menginspirasi Pemerintah Propinsi DKI Jakarta untuk membuat program yang dapat membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan rumah yang layak huni dan nyaman. Menggandeng PT Tata Logam Lestari dengan program CSRnya inilah Pemprop DKI berusaha merealisasikan program tersebut. Program Bedah Rumah yang awalnya digagas oleh Gubernur DKI Jakarta terdahulu yaitu Bapak Basuki Cahaya Purnama atau Ahok.

wp-image--960698536
Program Domus Bedah Rumah Pemprop DKI Jakarta dan PT Tata Logam (Dok: grup WA Domus)

PT Tata Logam adalah perusahaan lokal yang bergerak di industri pembuatan genteng metal dan baja ringan. Perusahaan yang sudah berdiri sejak 1994 ini mempunyai produk Rumah Domus yaitu rumah permanen instan yang dindingnya berupa solid wall bukan prefab house (rumah semi permanen) yang menggunakan dry wall. Sistem Domus ini yaitu pembuatan rumah yang menggunakan rangka baja ringan sebagai bahan utama, yang membuat proses pembangunan menjadi cepat dan mudah.
wp-image-850519244
(Dok: twitter @tatalogam)

Pada Kamis (28/9) saya dan rekan-rekan blogger berkesempatan hadir dalam peresmian selesainya pembangunan #domusbedahrumah bedah rumah pakai Domus di lapangan Serbuk, Cilincing, Jakarta Utara. Guyuran hujan di pagi hari tidak menyurutkan langkah saya untuk berangkat menuju lokasi yang cukup jauh dari tempat saya tinggal. Menggunakan transportasi bus Trans Jakarta, saya menuju terminal Tanjung Priok dan disambung menggunakan ojek online. Ternyata guyuran hujanpun juga melanda kawasan Cilincing, tempat acara peresmian Bedah Rumah tersebut.
Sepanjang jalan menuju lokasi lapangan Serbuk, saya melihat pasukan oranye. Dari mereka juga saya dan pengemudi ojek online diarahkan ke lokasi. Acarapun dimulai beberapa menit kemudian. Kedatangan Gubernur DKI Bapak Djarot Saiful Hidayat sangat dinantikan oleh warga sekitar yang juga hadir.
Program Bedah Rumah ini ditujukan untuk warga yang kurang mampu yang memiliki rumah namun tidak layak untuk ditinggali. Adalah kelurahan Cilincing yang dipilih dalam program ini dikarenakan banyaknya hunian yang tidak layak di sana yang ditempati oleh lebih dari 2 Kepala Keluarga dalam satu rumah. Kelurahan Cilincing sebagai pilot project (proyek percontohan) berhasil menembus 67 rumah (99KK) yang dilakukan sejak 17 April 2017 dengan target Desember tapi dapat terealisasi lebih cepat yaitu bulan September 2017.
wp-image--621709404
Bapak Djarot Saiful Hidayat, Gubernur DKI Jakarta (Dok: penulis)

Dalam sambutannya Bapak Djarot mengatakan bahwa program Bedah Rumah Domus ini diperuntukkan warga yang mempunyai rumah namun tidak merasakan kenyamanan dan kelayakan huni didalamnya. Semoga dengan program #domusbedahrumah bedah rumah pakai Domus ini, warga yang berhasil diperbarui rumahnya dapat merawat rumahnya dengan sebaik-baiknya. Apabila ingin menambah bagian lain dalam rumah ya harus menggunakan dana sendiri. Satu hal lagi yang terpenting yaitu bahwa rumahnya itu harus dipakai sendiri jangan dikontrakkan apalagi dijual.
wp-image-44267548
(Dok: twitter @tatalogam)

Warga merasa bersyukur sekali dan sangat terbantu dengan adanya program Bedah Rumah Domus ini. Seperti yang dikatakan Bapak Uwik yang rumahnya mendapat program Bedah Rumah Domus ini, bahwa sebelumnya rumahnya jauh dari nyaman dan layak huni. Apalagi bila musim hujan tiba, bocor dan lantainya menjadi becek karena belum berkeramik. Tapi sekarang beliau dan keluarganya merasa senang dengan program #domusbedahrumah ini rumahnya menjadi nyaman ditinggali.
wp-image--1424247237
Bapak Djarot dan Ibu Wulan bersama keluarga Bapak Uwik yang mendapat program Bedah Rumah Domus (Dok; twitter @tatalogam)

 
wp-image--1975807379
Pasukan Oranye yang merupakan bagian dari Pasukan Pelangi (Dok: grup WA Domus)

Pembangunan proyek percontohan Bedah Rumah Domus ini dibantu oleh 169 Pasukan Pelangi petugas PPSU (Pasukan Penanganan Prasarana dan Sarana Umum). Pasukan Pelangi tersebut terdiri dari pasukan Biru yaitu dari Dinas Tata Air, pasukan Oranye dari Dinas Kebersihan, pasukan Kuning dari Dinas Bina Marga, pasukan Hijau dari Dinas Pertamanan dan pasukan Merah dari Dinas Perumahan.1 unit rumah diselesaikan hanya dalam waktu 6-8 hari, sehingga 67 rumah dapat diselesaikan dalam kurun waktu kurang lebih 5 bulan. Kerja kelompok pasukan Pelangi ini tentu saja mampu meminimalkan pemborosan biaya, bahan baku dan waktu yang timbul dari salah penanganan maupun kesalahan lainnya.
wp-image--1397779820
Bapak Djarot didampingi oleh Ibu Wulan dari PT Tata Logam menuju lokasi rumah yang telah dibedah (Dok:penulis)

Program Bedah Rumah ini merupakan salah satu program Pemprop DKI yang nantinya akan menyebar ke wilayah di DKI Jakarta.Warga yang mendapatkan program Bedah Rumah Domus ini juga mendapatkan bantuan subsidi untuk pengurusan IMB, Kartu Jakarta Pintar untuk putra-putrinya, juga Kartu Jakarta Sehat untuk berobat. Namun semua itu tetap harus melalui seleksi melalui survey terlebih dahulu, apakah benar-benar layak untuk mendapatkan program ini atau tidak.
Program ini ke depannya menggandeng mitra-mitra dari instansi terkait yang lebih banyak lagi hingga akan banyak lagi warga yang membutuhkan akan terbantu. Seperti yang telah dilakukan PT Tata Logam baru-baru ini dan untuk informasi mengenai Domus dan Tata Logam dapat diakses melalui web dan akun media sosialnya.
www.tatalogam.com
Twitter : @tatalogam
Instagram : @simantap
 
 
HQ’17 read more