Kasur Simply : Pelopor Express Bed Yang Berkualitas, Mudah dan Nyaman

Kebutuhan tidur setiap orang dianjurkan kurang lebih 8 jam setiap harinya. Namun terkadang karena kesibukan atau jam kerja yang di malam hari membuat orang berkurang waktu tidurnya. 
Selain kuantitas tidur 8 jam setiap harinya, semua itu juga tergantung pada kualitas tidur kita. Ada beberapa orang yang walau tidurnya kurang dari 8 jam tapi tetap merasa segar dan beraktifitas dengan semangat. 
Ada juga yang tidurnya bahkan lebih dari 8 jam tapi bangun tidur dalam keadaan tidak semangat (moody). Bisa jadi karena sedang tidak sehat atau juga kualitas tempat tidurnya yang membuatnya tidak merasa nyaman sewaktu tidur.
Sarana, seperti ruang tidur, pencahayaan, terutama tempat tidur yang baik dan sesuai dengan kebutuhan tidur sangatlah diperlukan. Supaya metabolisme tubuh tetap berfungsi optimal selama aktivitas tidur berlangsung. 
Tempat tidur yang berkualitas tentulah akan mendukung kualitas tidur kita. Berbicara tentang tempat tidur, tentulah sangat banyak berbagai jenis tempat tidur di pasaran. Mulai dari ukuran, jenis bahan, harga bahkan produsennya.
Teknologi pembuatan kasurpun juga semakin berkembang, seiring keinginan konsumen dalam produk yang berkualitas tapi juga kemudahan dalam berbelanja dan proses pengirimannya. 
Produk kasur yang kini berkembang pesat di Amerika juga Negara Eropa, yaitu rolledpack mattress. Produk kasur dengan teknologi seperti ini menjadi solusi untuk kemudahan kebutuhan konsumen. 
Begitu juga dengan kasur Simply pelopor express bed (rolledpack) yang menawarkan kesempurnaan kasur dengan segala kenyamanan, keunggulan juga keunikan dan kepraktisannya untuk konsumen di Indonesia.
Pada Selasa, 25 Juli 2017 lalu bertempat di Penang Bistro Restoran, Mall Kota Kasablanka berlangsung launching Kasur Simply, pelopor Express Bed pertama di Indonesia. Saya dan rekan-rekan blogger dari Kumpulan Emak Blogger (KEB) mendapat kehormatan untuk hadir di acara launching tersebut.  
Launching produk kasur Simply di buka oleh Bapak Anthony Setiawan, Vice President Director PT Duta Abadi Primantara (DAP) produsen Simply, juga Bapak Aria Hermawan sebagai Marketing Director, Robert Jan Meijer sebagai Chief of R&D, Bapak Mukti Argo sebagai Marketing Manager.

Ki-ka: Aria Hermawan, Anthony Setiawan, Robert Jan Meijer, Mukti Argo (Board of Director DAP) Dok:penulis

Bahan-bahan berkualitas tinggi seperti kain stretchable knitted dan busa density tinggi (lebih dari 20) membuat kasur Simply tidak hanya nyaman namun juga tahan lama. Dengan bahan-bahan tersebut kasur Simply mampu menopang lekuk tubuh dalam berbagai posisi ketika kita tidur. Sehingga kualitas tidur kitapun terjaga dan metabolesme tubuh tetap optimal menghadirkan kenyamanan.
Tidak seperti kasur-kasur lain pada umumnya yang berat, dan jadi merepotkan untuk dipindah-pindahkan. Apalagi apabila pindah rumah, tentunya tidak cukup hanya seorang yang mampu mengangkatnya. 
Beda dengan kasur Simply yang menawarkan kepraktisan yang cerdas karena dikemas dalam sebuah boks (kotak karton) ukuran kecil yang beroda hingga mudah untuk dipindah-pindahkan. Orang tidak akan menyangka bahwa sebuah kasur yang berukuran double sekalipun dapat dikemas dalam sebuah boks ukuran lebih kecil dari kasur itu sendiri. 
Simply Light, bahkan untuk kaum perempuan sekalipun dapat membawanya

Itjust like a magic, itulah sensasi dan kejutan ketika kita membuka boks kasur Simply tersebut. Dalam boks kemasannya itu terdapat buku garansi, buku panduan, juga alat pemotong dan pembuka dari plastik yang aman.
Pasti jadi pertanyaan donk…kok bisa sih kasur seukuran 100x120cm itu bisa dimasukkan dalam boks berukuran lebih kecil (36x36x110). Kasur Simply dikemas dalam kemasan boks karena untuk kepraktisan ketika kita hendak membawanya. Ketika boks dibuka dan plastik-plastik pembungkus dilepaskan, kasur Simply dibentangkan dan hingga beberapa jam kemudian kasur akan berbentuk aslinya dengan teknik mengembang.
Keunggulan kasur Simply dibandingkan dengan produk lain, ada 5 poin yaitu: read more

Yuuk, Dukung Imunisasi MR: Agar Buah Hati Kita Terhindar Dari Bahaya Penyakit Campak dan Rubella

Seminggu belakangan ini, saya sering melihat iklan layanan masyarakat tentang salah satu korban penyakit campak dan rubella. Anak itu adalah Ubi, putri ibu Grace Amalia yang ketika lahir terdapat kerusakan otak, tuli, dan penyakit jantung bawaan. 
Sedih sekali saya melihat video tentang Ubi, seandainya saya yang berada di posisi ibun yang anaknya mengalami penyakit itu..ah apakah saya akan setegar dan setabah itu? Selama ini yang saya tau, campak dan rubella itu sejenis penyakit ringan biasa yang apabila bercak merahnya sudah keluar semua dan menghilang, maka akan terbebas dari resiko selanjutnya.
Namun saya salah, campak dan rubella tidak bisa dianggap enteng begitu saja. Campak dan Rubella untuk anak-anak berakibat buruk hingga sampai ke kematian, bahkan untuk orang dewasa dalam hal ini ibu hamil, dapat melahirkan bayi cacat. 
Untuk itulah imunisasi dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya  bahaya penyakit campak dan rubella. Pemerintah pun gencar mengkampanyekan imunisasi MR ke masyarakat akan pentingnya mengetahui bahaya penyakit campak dan rubella. Juga agar masyarakat mau dan sadar untuk membawa buah hatinya mendapatkan imunisasi MR.

Bersyukur pada tanggal 21 Juli lalu, saya mendapat kesempatan untuk menghadiri temu Blogger yang diadakan oleh Kementrian Kesehatan RI bersama rekan-rekan Blogger Cihuy lainnya. Kemenkes ingin masyarakat lebih jauh lagi mendapat penjelasan mengenai pentingnya imunisasi MR melalui kami, para blogger. 
Temu Blogger hari itu dihadiri oleh ibu DR Jane Soepardi, Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kemenkes, bapak dr Hindra Irawan Satari dari Ikatan Dokter Indonesia, juga bapak DR HM Asrorun Niam Sholeh, MA yang menjabat Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat.

Narasumber ki-ka: Bapak Indra(Kemenkes), dr Hindra Irawan Satari (IDI),DR HM Asrorun Ni’am Sholeh,MA (Sekretaris Komisi Fatwa MUI),DR Jane Doepardi (Direktur Surveilans&Karantina Kesehatan,Dirjen P2P,Kemenkes) Dok:helenamantra.com

Seperti yang dijelaskan oleh ibu DR Jane, bahwa dari segi hukum anak-anak Indonesia itu berhak atas kesehatannya. Oleh sebab itu kita sebagai orang tua sudah sepatutnya memberikan hak anak untuk mendapatkan imunisasi agar terhindar dari bahaya penyakit. 
Di Indonesia sudah ada beberapa imunisasi yang diwajibkan untuk diberikan kepada anak-anak mulai dari bayi baru lahir hingga usia 15 tahun. Imunisasi MR ini merupakan salah satu imunisasi wajib yang harus diberikan oleh anak-anak mulai dari usia 9 bulan – 15 tahun. 
Sebelum lanjut mengenai penjelasan pemberian imunisasi MR. Apa sih sebenarnya campak dan rubella itu?Campak dan Rubella adalah penyakit menular melalui saluran napas yang disebabkan oleh virus. 
Anak dan orang dewasa yang belum pernah mendapat imunisasi campak dan Rubella, atau yang belum pernah mengalami penyakit ini berisiko tinggi tertular. Campak dapat menyebabkan komplikasin yang serius seperti diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan, gizi buruk, bahkan kematian. 
Sedang Rubella berupa penyakit ringan pada anak, yang apabila menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan, dapat menyebabkan keguguran atau kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Juga kelainan jantung, kelainan mata (katarak kongenital), tuli, keterlambatan perkembangan bahkan juga kerusakan jaringan otak.
Adapun gejala penyakit campak yaitu demam tinggi, bercak kemerahan pada kulit disertai batuk, pilek dan mata merah (konjungtivitis). Gejala penyakit Rubella tidak spesifik, bahkan bisa tanpa gejala. Ini yang sering terlewatkan oleh kita. 
Gejala umum hanya berupa demam ringan, pusing, pilek, mata merah, dan nyeri persendian, seperti gejala flu biasa. Campak dan Rubella tidak ada obatnya, namun dapat dicegah dengan imunisasi. Imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit Campak dan Rubella. Satu vaksin mencegah dua penyakit sekaligus.
Apa ya vaksin MR itu? Vaksin MR adalah vaksin Campak (Measless) dan Rubella untuk perlindungan terhadap penyakit campak dan Rubella. Vaksin MR yang digunakan telah mendapatkan rekomendasi dari WHO dan ijin edar dari Badan POM. 
Vaksin MR 95% efektif untuk mencegah penyakit campak dan Rubella, bahkan telah berhasil digunakan di lebih dari 141 negara di dunia. Wahh..berarti vaksinnya import donk ya. Aman ga sih?Pasti banyak yang mempertanyakan kan? Walaupun vaksin MR impor tapi sudah teruji di Badan POM bahkan mendapat sertifikat halal dari MUI.
Jangan terlalu mudah percaya berita-berita hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya mengenai vaksin MR ini. Seperti yang banyak beredar di masyarakat, bahkan sampai dishare di berbagai social media bahwa vaksin MR dapat menimbulkan autisme. Itu tidak benar, sama sekali tidak benar. Sampai saat ini belum ada bukti yang mendukung bahwa imunisasi jenis apapun dapat menyebabkan autisme, termasuk vaksin MR ini.
Bahkan untuk efek samping saja,tidak ada. Menurut dr Hinda, demam ringan, ruam merah, bengkak ringan, dan nyeri ditempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisaasi yang serius pun sangat jarang terjadi. So..ga ada yang perlu dikuatirkan kan?Bayangkan efek apabila buah hati kita tidak mendapatkan imunisasi MR ini, tidak hanya membahayakan dirinya bahkan juga membahayakan orang lain.
Imunisasi MR ini diberikan untuk semua anak usia 9bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun selama Kampanye Imunisasi MR. Selanjutnya imunisaasi MR masuk dalam jadwal rutin dan diberikan pada anak usia 9 bulan, 18 bulan dan kelas 1 SD/sederajat menggantikan imunisasi campak. Seandainya buah hati kita sudah mendapatkan2 dosis imunisasi campak sebelumnya, maka imunisasi MR ini tetap harus dilakukan agar mendapat kekebalan terhadap Rubella.
Perbedaannya apa ya vaksin MR dan vaksin MMR? Karena anak saya sebelumnya pun pernah mendapatkan vaksin MMR. Vaksin MR berfungsi untuk mencegah penyakit Campak dan Rubella. 
Sedang vaksin MMR berguna untuk mencegah penyakit Campak, Rubella dan gondongan (mums). Saat ini pemerintah memprioritaskan pengendalian campak dan Rubella karena bahaya komplikasinya yang berat dan mematikan. Jadi untuk memastikan kekebalan penuh terhadap penyakit campak dan rubella, maka imunisasi MR aman diberikan kepada anak yang sudah mendapat vaksin MMR sebelumnya.
Jadi ga ada yang perlu diragukan lagi ya, teman-teman tentang imunisasi MR ini. Karena selain sudah teruji di Badan POM, bahkan sudah ada Fatwa dari MUI No.4 tahun 2016. Seperti yang dijelaskan bapak DR Asrorun bahwa Imunisasi itu pada dasarnya diperbolehkan (mubah) sebagai bentuk ikhtiar untuk mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah terjadinya suatu penyakit tertentu.  read more

Pancious : A Place to Hangout di Summarecon Mall Bekasi

Pancake. Siapa sih yang ga tau pancake? Salah satu menu (untuk sarapan atau dessert) dengan cita rasa lembut, manis dan praktis. Pancake merupakan salah satu menu yang ada di restoran Pancious yang awalnya memang dibuka untuk memperkenalkan pancake ke masyarakat Indonesia. 
Restoran Pancious adalah restoran dengan ambiance berbeda dari restoran lain. Dengan tema market place yang cozy untuk casual dining atau hangout baik bersama pasangan, teman maupun keluarga. 
Pancious yang saya tau berada di Central Park di wilayah Barat Jakarta. Ternyata ada juga di pusat di Grand Indonesia, di Utara ada di Mall Kelapa Gading, Selatan ada di Permata Hijau yang merupakan gerai pertama Pancious yang di buka tahun 2007. Bahkan untuk wilayah Tangerang juga ada di Summarecon Mall Serpong.
Untuk wilayah Timur Jakarta gimana donk?? Eiit…ga usah kuatir, sekarang Pancious sudah hadir di Bekasi lho, tepatnya di Summarecon Mall Bekasi (SMB). Resmi dibuka pada tanggal 16 Mei 2017 lalu. Gak begitu jauh dari pintu tol Bekasi Barat, ambil arah kiri langsung lurus melewati jembatan layang sekitar 1kilometer.
Pancious sendiri sekarang ini telah mempunyai 17 gerai. Gerai yang tersebar ada di wilayah Jabodetabek 11 gerai, Surabaya 3 gerai, Makassar 2 gerai dan Palembang 1 gerai. 
Selama 10 tahun perjalanannya Pancious bermetamorfosis sekarang ini dengan menampilkan konsep excellent dining experience. Sehingga pelanggan tidak merasa bosan dengan menu yang ada karena adanya keragaman pilihan menu. Selain menu yang beragam, setiap gerai Pancious memiliki ambiance yang berbeda–beda.
Pada Rabu, 19 Juli 2017 lalu, saya berkesempatan mencicipi menu yang ada di Pancious SMB bersama rekan-rekan BloggerCrony. Berangkat dari rumah saya menggunakan Trans Jakarta dari terminal Manggarai menuju halte Dukuh Atas 1 dan transit di halte Dukuh Atas 2 langsung menggunakan Trans Jakarta jurusan Tosari-SMB. 
Tuuh.. akses transportasinya mudah kan? Jadi untuk yang ingin menikmati menu dan ambiance Pancious SMB bisa menggunakan Trans Jakarta dari halte Tosari. Bis Trans Jakarta-nya berhenti di halte SMB lho, jadi kita hanya berjalan kaki menuju Pancious.
Tepat pukul 11.00 kami semua berkumpul di Pancious SMB yang bertempat di lantai 1 dan disambut ramah mbak Vibrian Putri aka Puput sebagai Marketing Manager Pancious

Vibrian Putri, Marketing Manager Panciou (Dok:penulis)

Begitu memasuki gerai Pancious ini, saya tertarik dengan interiornya. Seperti yang dikatakan mbak Puput bahwa khusus di SMB ini interior Pancious beda dengan interior di gerai lainnya. 
Di Pancious SMB ini dilengkapi dengan mural market place berbentuk mobil dengan pohon artificial rindang. Suasananya jadi terasa tentram namun juga cozy. Ruangannya juga luas dengan kapasitas 100 seats, langit-langit yang tinggi, sangat cocok untuk special event Pancious Lovers.
pancious
Interior Pancious SMB (Dok:@pancious)

Serving interior di Pancious SMB (Dok:penulis)

Hari itu kami berkesempatan menikmati menu terbaru Pancious, dimulai dengan appetizer Chicken Cheese Crunch dan Blue Cheese Chicken Salad yang baru saja diluncurkan April lalu juga Risotto Cheese Balls
Chicken Cheese Crunch terbuat dari potongan daging ayam yang didalamnya terdapat 1keju yang terasa crunchy atau renyah namun lembut berasa kejunya. Dicocol pake saus cabai dan mayonnaise wahh krispy dan gurih sekali. 
Chicken Cheese Crunch (Dok:penulis)

Sedang Risotto Cheese Balls merupakan bulatan-bulatan risotto yang didalamnya ada keju dan jamur, digoreng dengan balutan tepung roti. Terasa krispy diluar namun lembut didalamnya. Disajikan dengan cocolan saus tomat, cabai dan mayonnaise. 
Risotto Cheese Balls

Nah, appetizer berikutnya yaitu Blue Chicken Cheese Salad, campuran sayuran aneka warna yang segar, dipadu dengan potongan ayam goreng yang disajikan dengan saus keju, sehat juga lezat.
Blue Chicken Cheese Salad

Untuk maincourse, saya pilih Hot Tuna Pasta. Kebetulan saya penyuka pedas, menu Hot Tuna ini cocok sekali dengan lidah saya. Sajiannya sudah membuat saya ingin segera mencicipinya.
Hot Tuna Pasta Pancious diracik oleh chef handal dengan bumbu-bumbu home made. Pastanya lembut, tapi tidak lembek. Ada suiran tuna yang bumbunya meresap, dimix dengan cincangan cabe dan bawang putih juga tomat. Rasanya benar-benar hot..apalagi ditambah taburan keju parmesan dan cabe bubuk untuk penambah hot dan rasa gurih. Saya penggemar tuna dan Hot Tuna Pasta ini recommended lho tuk teman-teman coba.
Hot Tuna Fettucini

Hot Tuna Pasta Pene

Untuk yang gak terlalu suka pedas, ada kok menunya, yaitu Clam Pasta Pene. Pasta dengan sensasi gurih dengan kerang dara sebagai campurannya. Untuk penyuka seafood, bisa nih jadi salah satu pilihan tuk makan siang.
Clam Pasta Pene

Selain pasta, Pancious juga menyediakan burger di menunya. Chicken Burger yang disajikan dengan kentang goreng yang renyah. Burgernya sendiri berisi potongan ayam goreng yang dibalut tepung krispy, yang diatasnya diberi sayuran irisan selada dan wortel dengan mayonaise. Roti burgernya empuk dan lembut walau penampakannya tebal. 
Chicken Burger

Sajian yang terakhir dihidangkan yaitu dessert (sajian penutup). Gak lengkap ya kalo saya gak mencicipi pancake di Pancious ini. Ada 3(tiga) jenis pancake yang kami cicipi, yaitu Ricotta and Raspberry with Chocolate Pancake, Honey Combs and Hot Salted Caramel Sauce dan Earl Grey Milk Tea Pancake.
Ricotta and Raspberry with Chocolate Pancake

Ricotta and Raspberry with Chocolate Pancake disajikan dengan paduan ricotta cheese, selai raspberry yang segar dengan scoup es krim homade yang lembut. Pancakenya dibuat dengan campuran coklat hingga terlihat berwarna coklat, beda dengan pancake biasanya yg berwarna krem kekuningan.
Honey Combs and Hot Salted Caramel Sauce

Honey Combs and Hot Salted Caramel Sauce, pancake dengan cita rasa ringan. Cocok untuk yang tidak begitu suka manis, disajikan dengan scoup es krim,whip cream dan madu sebagai pemanisnya yang terhidang terpisah. This is gonna be my favourite 😘
Earl Grey Milk Tea Pancake

Selain itu ada juga nih Earl Grey Milk Tea Pancake dengan macaron sebagai topingnya. Menu dessert di Pancious bisa request lho apakah mau berupa pancake, waffel atau crepes yang berlapis-lapis. Nah untuk Earl Grey Milk Tea Pancake ini disajikan berupa crepes.
Satu menu pancake lagi yang sempat saya cicipi dan menjadi favorit saya yaitu Chicken and Mushroom Pancake. Kebetulan saya mencicipinya di gerai Pancious yang ada di Senayan City lantai 5.
Selama ini kita mungkin taunya kalo pancake itu yang manis aja ya topingnya. Tapi ternyata dengan toping potongan daging ayam dan jamur champignon itu ternyata lezat sekali. Mayonaise dan keju lelehnya menambah sensasi rasa dengan pancake yang lembut dan manis.
Chicken Mushroom Pancake

Nah buat teman-teman penggemar pancake, yuuk ke Pancious terdekat di tempatmu. Nikmati sajian menu khas Pancious dan interior menarik di tiap gerainya.
Pancious bisa kita kepoin di :
Website : www.pancious.com
Instagram : @panciouspancious
Facebook : Pancious 
Twitter : @panciouspancake
read more

Mars Met Venus (Part Cowo)

Warna-warni hubungan laki-laki dan perempuan selalu ada, sudut pandang mereka yang selalu berbeda tidak akan ada habisnya. Perempuan itu makhluk yang sebagian orang bilang jenis yang susah ditebak apa maunya, sedang laki-laki termasuk yang tipe cuekan, ga ngerti perasaan perempuan. Ibarat air dan minyak, hubungan laki-laki dan perempuan itu susah untuk dicampurkan namun tetap memberikan arti tersendiri. 
Nah.. film Indonesia besutan sutradara Hadrah Daeng Ratu yang naskahnya ditulis oleh Nataya Bagya ini banyak menampilkan keseruan hubungan antara laki-laki dan perempuan. 
Film ini menjadi keunikan tersendiri untuk pecinta film Indonesia. Untuk pertama kalinya suatu film dibelah menjadi dua bagian, dari sudut pandang perempuan (Part Cewe), dan sudut pandang laki-laki (Part Cowo). Kedua bagian ini akan release secara berdekatan.
img_20170713_153603.jpg
Pada 13 Juli 2017 lalu, saya mendapat kesempatan untuk menghadiri Press Screening film Mars Met Venus di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan bersama Blogger Crony. Press Screening Film Mars Met Venus produksi MNC Pictures ini juga dihadiri oleh seluruh pemeran inti, sutradara, produser juga kru film. 
Pada kesempatan itu sekaligus diputar Part Cowo dan Part Cewe, kebetulan saya menonton yang Part Cowo. Release kedua bagian itu nantinya untuk Part Cewe tanggal 20 Juli 2017, sedang Part Cowo tanggal 3 Agustus 2017.
Sinopsis
“Mars Met Venus” menceritakan Kelvin (diperankan oleh Ge Pamungkas) adalah seorang calon arsitek yang berencana menikahi pacarnya Mila (diperankan oleh Pamela Bowie) teman satu sekolahnya sewaktu di SMA. 
Hubungan mereka yang layaknya pasangan lain yang dimulai dari cinta monyet, pedekate, jadian hingga ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan. Dalam rangka melamar Mila, Kelvin punya ide cemerlang untuk merekam perjalanan cinta mereka dengan membuat vlog (video blog).
Ternyata pembuatan vlog membuka hal-hal yang selama ini tidak diperhatikan Kelvin dan Mila. Banyak kesalahpahaman dan sudut pandang yang bertentangan. Mulai dari telat vs on time saat janjian, memilih makanan, siapa yang jatuh cinta duluan, hingga prinsip hidup dan pentingnya keluarga menjadi ujian yang harus mereka hadapi. 
Kelvin dan Mila terus diuji. Belum lagi peran sahabat-sahabat Kelvin (diperankan oleh Cameo Project) dan sahabat Mila (diperankan oleh Ria Richis dan Rani Ramadhany) yang menjadi tempat curhat dan memberikan nasehat.
Seperti apa sih keseruan perbedaan mereka, konflik-konflik yang mereka hadapi juga andilnya sahabat-sahabat mereka? Mau tau juga rahasia cewe? Atau rahasia cowo? Tonton aja yuk filmnya, gak nyesel deh..
 My review
Menonton film Mars Met Venus buat saya seperti flash back ke masa saat saya seumuran mereka, masa-masa sekolah dan ketika pertama kali pedekate dan pacaran. Hahaha..senyum-senyum sendiri deh jadinya. 
Saya sengaja memilih untuk menonton yang Part Cowo karena saya penasaran seperti apa sih makhluk cowo versi film ini dan rahasia-rahasia mereka.
Di film Part Cowo ditampilkan bagaimana versi cowo menghadapi perempuan (pacarnya). Kayaknya susah banget ya jadi cowo..hehehe. Selalu salah di mata perempuan. Sebenernya gak juga sih..cuma mungkin laki-laki itu lebih mengandalkan logika mereka dibandingkan perasaan, beda dengan perempuan. 
Akting Ge Pamungkas dan Pamela Bowie terlihat natural, layaknya sepasang kekasih di dunia nyata. Lucunya ada satu scene dimana Ge berusaha mengungkapkan perasaannya yang dia sendiri gak bisa ungkapin ke pacar sebenernya. 
Di film Mars Met Venus inilah kesempatan Ge mengeluarkan unek-uneknya tanpa menyakiti perasaaan kekasih sebenarnya. Jadi ceritanya Pamela Bowie jadi pelampiasannya hahahaha.
Didukung para youtuber seperti Ria Richis dan Cameo Project, film Mars Met Venus banyak sekali mengundang kelucuan. Sebagai sahabat di Part Cowo ini, kuartet Cameo Project memberikan peran yang mendukung untuk Ge dan Pamela. Menurut saya, cowo itu kalo sudah menemukan teman dekat dalam hal ini sahabat, mereka pun bisa main perasaan juga.
Di scene ketika dalam pembuatan vlog, Kelvin mendapati satu perbuatan yang menurutnya sepele tapi ternyata berimbas besar ke hubungannya dengan Mila. Disitulah dia merasakan bahwa dia belum mengerti sepenuhnya perasaan Mila. 
Hubungan perempuan dan laki-laki itu seperti air dan minyak yang begitu banyak perbedaan. Namun perbedaan itulah yang seharusnya mejadi pelengkap, bukan malah menjadi beban.
 
MARS MET VENUS
Produksi : MNC Pictures
Executive Producer : Toha Essa dan Affandi Abdul Rachman
Produser : Ferry Ardiyan
Creative Producer : Lukman Sardi
Sutradara : Hadrah Daeng Ratu
Skenario : Nataya Bagya
Pemain : Ge Pamungkas, Pamela Bowie, Reza Nangin, Ibob Tarigan, Steve Pattinama, Martin Anugrah, Fadi Iskandar, Rani Ramadhany, Ria Richis, Pong Harjatmo, Ayu Diah Pasha, Ovy Dian, Ajeng Suseno, Amanda Zevannya, Wisnu Adji Hidayat, Nurul Noor.
Penyanyi sound track : Citra Schollastika
 
Website : www.mncpicture.com
Instagram : @filmmarsmetvenus
Twitter : @marsmetvenus
 
 
 
HQ’17
  read more

Blogging, Hobby Yang Menjadi Profesi 

Dunia tulis-menulis bukanlah hal yang baru untuk saya. Pertama kali mengenal tulis menulis dan mulai menyukainya, awalnya karena pengen mencurahkan perasaan dan cerita tentang kejadian-kejadian di sekolah sewaktu di sekolah dasar dulu. 
Pertama kali saya menulis itu sewaktu di SD kelas 5 di buku harian (diary) kecil yang saya beli dari uang saku sekolah. Tulisan saya dulu memang banyak tentang curhatan hati, karena saya termasuk orang yang introvert (tertutup). Dengan menulis saya merasa apa yang apa yang menjadi unek-unek saya bisa terlampiaskan.
Sekarangpun  tulis-menulis masih saya lakukan dalam bentuk blog, walaupun untuk tulisan curhatan tidak saya publish untuk umum. Menulis di buku harian sudah lama tidak saya lakukan sejak saya mengenal blog. 
Blog itu apa sih ya? Blog itu merupakan suatu sarana berupa tulisan ungkapan pribadi pemiliknya yang ada dalam bentuk . Bisa berupa fiksi, non fiksi atau pengalaman pribadi terhadap suatu kejadian atau benda. Blog pertama kali diperkenalkan oleh Justin Hall, pada tahun 1994 seorang mahasiswa Amerika. Mulai popular di Indonesia pada tahun 2004.
Blogging menurut saya itu mengasyikkan lho. Selain dapat menciptakan sejarah kita yang berupa pengalaman kita sendiri, dengan blogging kita juga dapat menambah wawasan pengetahuan kita. Bahkan dengan blogging juga dapat menjadi sarana kita untuk mengembangkan hobi tulis menulis di buku harian. 
Dari curhatan-curhatan yang kita tulis tidak menutup kemungkinan dapat menjadi sebuah buku yang layak untuk dipublikasikan. Banyak lho penulis-penulis sekarang yang awalnya dari ngeblog yang tulisannya menceritakan curhatan-curhatan perasaannya. Salah satunya penulis favorit saya yaitu Dee Lestari, salah seorang personil trio penyanyi yang gemar menulis dan akhirnya dapat membukukan tulisannya dan menjadi best seller seperti Supernova, Filosofi Kopi, Madre dan masih banyak lagi. 
Dengan dibukukannya tulisan kita dan akhirnya dicetak dan disebarluaskan tentu saja mendatangkan pundi-pundi rupiah. Banyak penulis yang akhirnya bisa menjadikan profesi penulis itu menjadi mata pencahariannya. 
Tidak sedikit juga yang dari tulisan kita tersebut akhirnya dilirik oleh suatu brand atau merk dagang untuk mempromosikan perusahaann mereka. Tidak hanya didunia bisnis, tulisanpun bisa merambah ke dunia politik, sebagai salah satu cara untuk mengkampanyekan seseorang atau partai atau golongannya dalam suatu pemilihan. 
Sah-sah aja sih selama kampanye yang ada di tulisan kita tentang salah satu partai politik yang kita dukung itu mengacu pada sumber yang benar dan terpercaya. Opini yang kita punya pun dapat tersalurkan dengan baik.
Membahas tentang blogging dan tips-tipsnya memang menarik minat saya, apalagi kalo ada workshopnya yang narasumbernya pakar di dunia blogging. Seperti workshop yang baru-baru ini saya ikuti bertema “Blogging: Hobby dan Profesi”. 

Ani Berta, Founder Indonesian Social Blogpreneur (ISB)

Workshop itu menghadirkan nara sumber mbak Ani Berta, founder dari komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB). Beliau telah lama malang melintang di dunia perbloggingan. 
Bermula dari hobi menulis di diary yang berlanjut dan berkembang menjadi volunteer untuk media social di Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Anak Indonesia (KPPAI). Dari tulisannya itu yang akhirnya membuahkan hasil bukan hanya dari segi materi tapi juga pengalaman menjelajah berbagai tempat wisata di berbagai daerah di Indonesia juga luar negri.
Workshop blogging kali ini diselenggarakan oleh Repzone yaitu forum silahturahmi para netizen yang digawangi oleh media Republika. Repzone berdiri baru setahun ini, tepatnya tahun 2016. Seperti yang dituturkan oleh bapak Irfan Junaedi, Pemimpin Redaksi Republika bahwa Repzone didirikan seiring dengan tumbuh pesatnya media sosial sekarang ini. 
Irfan Junaedi, Pemimpin Redaksi Republika

Walaupun Republika sebuah perusahaan media berita, tapi tidak menafikan kehadiran media social yang berkembang pesat dan menjamur di era milenial ini. Workshop blogging merupakan salah satu bentuk peduli Repzone terhadap keberadaan netizen agar dapat menambah dan berbagi ilmu.

Kembali membahas tentang blogging, ada beberapa kegiatan yang kita lakukan yaitu: read more

"Sendirian Atau Berdampingan, Hidup Sepatutnya Tetap Penuh Arti": Filosofi Kopi 2 (the movie) 

Mendengar berita kalo Filosofi Kopi bakal ada sekuelnya itu, rasanya ga sabar banget pengen cepet-cepet nonton filmnya. Makanya waktu BloggerCrony nyebar flyer nobarnya, wahh langsung donk saya ikut daftar. Alhamdulillah tanggal 5 Juli 2017 lalu bisa ikutan nobarnya.

Bertempat di XXI Plaza Indonesia, saya dan rekan-rekan BloggerCrony hadir di screening film Filosofi Kopi 2. Film yang diangkat dari buku Filosofi Kopi karya Dee Lestari ini merupakan sekuel dari Filosofi Kopi yang pertama yang rilis 2015. Animo pecinta film Indonesia cukup bagus, hingga dibuat Filosofi Kopi 2.
Screening film Filosofi Kopi 2 dimulai jam 19.00, dibuka oleh kehadiran pemain utamanya yaitu Chicco Jerikho, Rio Dewanto dan Luna Maya serta perwakilan Visinema sebagai rumah produksinya. 

Chicco Jericho, Luna Maya, Rio Dewanto (Dok : BloggerCrony)

Sinopsis 
Keputusan menjual kedai Filosofi Kopi dan memutuskan untuk berkeliling Indonesia, dimaksudkan Ben dan Jodi untuk membagikan kopi terbaik di tiap cangkir Filosofi Kopi. Perjalanan Filosofi Kopi berkeliling Indonesia selama 2tahun dengan vw kombi, berakhir di Bali ketika 3 baristra mereka, Nana, Alga dan Aldi memutuskan resign. 
Setelah bergonta-ganti baristra untuk menggantikan ketiganya, akhirnya Ben dan Jodi memutuskan untuk kembali ke Jakarta. Seperti yang Alga bilang bahwa dia punya mimpi yang ingin diwujudkan sama seperti mimpi yang dipunya Ben dan Jodi di Filosofi Kopi. Mereka harus keluar dari zona nyaman mereka sekarang dan kembali ke Jakarta untuk membangun kedai Filosofi Kopi kembali. 
Antara mimpi dan idealisme membuat Ben dan Jodi menjalani hal-hal yang tidak mudah dalam mewujudkan mimpi mereka. Dimulai dengan sulitnya bernego dengan pemilik bangunan kedai lama mereka hingga kesulitan mencari dana. 
Dalam usahanya itu, mereka dipertemukan dengan Tarra (diperankan oleh Luna Maya) dan Brie (diperankan oleh Nadine Alexander). Tarra, wanita cantik sekaligus investor yang akhirnya menjadi mitra mereka dan Brie, barista geek yang sering berbeda pendapat dengan Ben. 
Kehadiran Tarra dan Brie di Filosofi Kopi banyak menghadirkan kejutan2. Pertentangan Ben dan Brie tentang kopi juga hubungan Tarra dengan kehidupan Ben dan ayahnya. Akankah Ben bisa menerima kehadiran Brie? Ada apakah dengan Tarra dan kehidupan ayah Ben,apakah ada hubungannya dengan perkebunan ayah Ben? Konflik-konflik pun banyak terjadi. Penasaran kan? Tonton aja yuuk peluncuran perdananya di tanggal 13 Juli serentak di bioskop-bioskop kesayanganmu. 

My Review
Film Filosofi Kopi2 ini memang berbeda dengan novelnya. Tapi keduanya tetap menyajikan cerita dan adegan yang menarik. Ada hal menarik yang saya tangkap dari film Filosofi Kopi 2 ini, yaitu tentang Mimpi dan Cita-cita.
Potongan kalimat Alga, barista Filosofi Kopi yang mengundurkan diri karena ingin mewujudkan impiannya bahwa kitapun bisa mewujudkan mimpi kita, cita-cita kita sama seperti orang lain. Berjuanglah untuk mewujudkan impian kita, jangan hanya sekedar jadi keinginan. Ben dan Jodi pun mau gak mau harus menghargai mimpi dan keinginan Alga karena semua orang berhak untuk mengejar cita-cita dan mewujudkan mimpi mereka.
Dari segi akting, tentulah tidak diragukan lagi kualitas akting Chicco Jerikho sebagai Ben dan Rio Dewanto sebagai Jodi. Kehadiran Luna Maya pun menambah menarik jalan cerita film Filosofi Kopi 2. Kalo saya perhatikan, Luna Maya terlihat lebih segar dan bugar di film ini. Saya bukan penggemar fanatik Luna Maya tapi saya lihat aktingnya bisa mengimbangi Chicco dan Rio. 
Kehadiran pemain lain seperti Melissa Karim, Ernest  dan Tio Pakusadewo semakin menambah berisi jalan cerita di film Filosofi Kopi2 ini. 
Ketertarikan saya di film Filosofi Kopi 2 selain karena pemerannya, juga karena penasaran dengan kelanjutan ceritanya setelah di Filosofi Kopi sebelumnya yg sudah lama diproduksi tahun 2015. 
Di Filosofi Kopi 2 ini banyak menghadirkan scene-scene memanjakan mata daerah wisata seperti di Yogya, Lamping, Makassar, Bali. Belum lagi penjelasan-penjelasan Ben dan Brie tentang kopi, buat saya sangat menarik. Filosofi yang dihadirkan di tiap Ben menyuguhkan kopi sangat mengena sekali. 
Seperti yang Ben katakan bahwa setiap kopi mempunyai filosofinya masing-masing. 
Tiwus – walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya. 
Macchiato – sendirian atau berdampingan, hidup sepatutnya tetap penuh arti. 
Perfecto – sukses adalah wujud kesempurnaan hidup. 
Tubruk – kenali lebih dalam dan terpukaulah oleh lugunya sebuah pesona. 
Cappuccino – keseimbangan dan keindahan adalah syarat mutlak keberhasilan. 
Karena kopi itu bukan untuk diminum tapi untuk dinikmati. Itulah filosofi yang tidak pernah ditulis tapi selalu ada di setiap cangkir yang ada di kedai Filosofi Kopi. Karena “Setiap hal yang punya rasa, selalu punya nyawa“.
Filosofi Kopi 2
Novel asli : Dee Lestari 
Sutradara : Angga Dwimas Sasongko
Produksi : Visinema Pictures 
Produser : Anggia Kharisma, Chicco Jerikho, Rio Dewanto 
Penulis naskah : Jenny Jusuf, Irfan Ramly, Angga Dwimas Sasongko 
Durasi : 97 menit 
Pemain : Chicco Jericho, Rio Dewanto, Luna Maya, Nadine Alexander
Social Media 
Facebook : Filosofi Kopi 2
Twitter : @filkopmovie 
Instagram : @filkopmovie 

HQ’17 read more